{"id":126,"date":"2026-06-07T19:04:35","date_gmt":"2026-06-07T19:04:35","guid":{"rendered":"https:\/\/amiruddinainun.com\/?p=126"},"modified":"2026-06-07T19:04:36","modified_gmt":"2026-06-07T19:04:36","slug":"kunci-kebahagian-menurut-hasan-al-basri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/amiruddinainun.com\/?p=126","title":{"rendered":"KUNCI KEBAHAGIAN MENURUT HASAN AL-BASRI"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh Amiruddin S.Pd.I M.Pd<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seringkali kita lupa bahwa kunci utama kebahagiaan adalah <strong>bersyukur atas apa yang telah ada<\/strong>, bukan meratapi apa yang belum bisa digapai. Di antara sekian banyak anugerah, nikmat terbesar yang wajib kita jaga adalah <strong>iman<\/strong>. Iman adalah jangkar yang membuat hati tetap tenang dalam menghadapi badai kehidupan apa pun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rasulullah SAW pernah bersabda mengenai keindahan hidup seorang beriman:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Nabi Muhammad SAW bersabda, \u201cSungguh menakjubkan seorang mukmin sejati itu! Semua perkaranya adalah baik semata. Itu tidak terjadi kecuali pada orang mukmin. Jika mendapatkan kesenangan, ia bersyukur, dan itu lebih baik baginya. Bila mendapatkan ujian, ia bersabar, dan itu lebih baik baginya.\u201d<\/em>&nbsp;(HR Bukhari-Muslim).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika saat ini Anda merasa hampa dan kebahagiaan terasa menjauh, bisa jadi itu adalah sinyal bahwa kualitas iman kita sedang diuji. Ulama besar Hasan Al-Bashri memberikan nasihat emas untuk mengetuk kembali pintu kebahagiaan melalui tiga amalan utama:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>&#8220;Carilah kemanisan dan kebahagiaan dalam tiga perkara: <strong>shalat, berzikir, dan membaca Al-Quran<\/strong>. Jika kalian menemukannya, maka itulah yang diharapkan. Namun jika tidak, ketahuilah bahwa pintu kebahagiaan sedang tertutup bagi kalian.&#8221;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">1. Jadikan Sholat Sebagai Penyejuk Hati<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Shalat adalah pelarian pertama Rasulullah SAW setiap kali menghadapi urusan yang berat. Jika kita masih merasa shalat sebagai beban, mari renungkan firman Allah dalam <strong>QS. Al-Baqarah: 45-46<\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201c<em>Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu, dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk, (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya<\/em>.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201c<em>dan telah dijadikan penghibur (penghias) hatiku (kebahagiaanku) pada shalat.<\/em>\u201d (HR. An-Nasai)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">2. Dzikir<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>1. <\/strong>Dzikir adalah Penangkal Kegelisahan (Sumber Ketenangan)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Manusia sering kali merasa tidak bahagia karena hatinya dipenuhi oleh rasa cemas terhadap masa depan atau penyesalan atas masa lalu. Dzikir adalah obat instan untuk kondisi ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat seseorang berdzikir, ia sedang mengalihkan fokusnya dari masalah duniawi yang rumit menuju Zat Yang Maha Besar dan Maha Mengatur segala urusan. Allah SWT sendiri yang menjamin hal ini dalam Al-Quran:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>\u201cIngatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.\u201d<\/em> (QS. Ar-Ra\u2019d: 28).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Logikanya:<\/strong> Hati yang tenteram dan damai adalah fondasi dari kebahagiaan. Tanpa ketenteraman, kekayaan atau pencapaian apa pun tidak akan membawa kebahagiaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>2. <\/strong>Dzikir Memberi &#8220;Kehidupan&#8221; pada Jiwa<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hasan Al-Bashri sepakat dengan hadits Rasulullah SAW yang mengumpamakan orang yang berdzikir seperti orang yang hidup, dan yang tidak berdzikir seperti orang mati.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara biologis seseorang mungkin hidup, tetapi jika jiwanya &#8220;mati&#8221; karena jauh dari mengingat Allah, maka ia akan mati rasa terhadap kebahagiaan sejati. Dzikir memberi asupan nutrisi spiritual yang membuat jiwa tetap hidup, peka terhadap kebaikan, dan mampu merasakan kebahagiaan bahkan dalam kesederhanaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>3. <\/strong>Mengubah Sudut Pandang (Mindset) Menjadi Positif<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dzikir bukan sekadar ucapan di bibir, melainkan kesadaran hati.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika mengucapkan <strong>Alhamdulillah<\/strong> (Segala puji bagi Allah), kita dilatih untuk fokus pada ruang syukur (apa yang kita miliki), bukan pada keluhan (apa yang belum kita miliki).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika mengucapkan <strong>Subhanallah<\/strong> atau <strong>Allahu Akbar<\/strong>, kita sadar bahwa masalah kita kecil di hadapan Allah yang Maha Besar, sehingga beban hidup terasa lebih ringan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perubahan sudut pandang inilah yang memicu hormon kebahagiaan dan kelapangan dada dalam menghadapi dinamika hidup.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>4. Menghadirkan Kebahagiaan Karena &#8220;Diingat&#8221; oleh Sang Pencipta<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu puncak kebahagiaan seorang hamba adalah ketika ia dicintai dan diingat oleh Penciptanya. Allah SWT berfirman:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>\u201cMaka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu.\u201d<\/em> (QS. Al-Baqarah: 152).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bayangkan betapa bahagianya ketika kita yang penuh kekurangan ini, diingat dan disebut oleh Penguasa Semesta Alam. Rasa diperhatikan dan dilindungi oleh Allah inilah yang memunculkan rasa aman dan bahagia yang tidak bisa dibeli dengan materi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201c<em>Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.<\/em>\u201d (QS. Ar-Ra\u2019du\/13: 28)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>\u201cPerbedaan antara orang yang berzikir kepada Allah dengan orang yang tidak berzikir seumpama orang yang hidup dan yang mati.\u201d<\/em>&nbsp;(HR. Bukhari dan Muslim)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">3. Membaca Al-Quran<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari Abu Hurairah ra. bahwa Nabi SAW bersabda,&nbsp;<em>\u201cTiadalah berkumpul suatu kaum dalam baitullah (masjid) untuk membaca kitab Allah dan mempelajarinya, melainkan pasti turun pasti turun kepada mereka ketenangan, diliputi rahmat, dikerumuni malaikat dan diingat Allah di depan makhluk yang sisi-Nya.\u201d<\/em>&nbsp;(HR Muslim)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika setelah melakukan ketiganya, kita masih belum merasa tenang dan bahagia, maka kembali pada perkataan Hasan Al-Bashri. Jangan-jangan pintu kebahagiaan tertutup untuk kita.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>1. Al-Quran adalah <em>Syifa&#8217;<\/em> (Obat Penawar) bagi Penyakit Hati<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kebahagiaan sering kali tersumbat oleh penyakit-penyakit mental dan spiritual seperti stres, rasa benci, dendam, rasa hampa, hingga sifat iri dengki. Al-Quran hadir sebagai obat langsung untuk penyakit-penyakit tersebut. Allah SWT berfirman:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>\u201cWahai manusia! Sungguh, telah datang kepadamu pelajaran (Al-Quran) dari Tuhanmu, penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang yang beriman.\u201d<\/em> (QS. Yunus: 57)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Membaca Al-Quran secara teratur bekerja seperti proses detoksifikasi jiwa. Ketika racun-racun di dalam dada disembuhkan, maka ruang di dalam hati akan kembali bersih, lapang, dan siap menerima aliran kebahagiaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>2. Menurunkan <em>Sakinah<\/em> (Ketenangan Jiwa) secara Instan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam hadits riwayat Imam Muslim yang telah disebutkan sebelumnya, Rasulullah SAW menjamin bahwa aktivitas membaca dan mempelajari Al-Quran akan mengundang <strong>turunnya ketenangan (<em>sakinah<\/em>)<\/strong> dan <strong>curahan rahmat<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara psikologis, ketenangan adalah level tertinggi dari kebahagiaan. Bahagia bukan berarti hidup tanpa masalah, melainkan kemampuan untuk tetap tenang dan damai di tengah badai ujian. Al-Quran memberikan energi ketenangan tersebut secara instan saat dibaca dengan penuh penghayatan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>3. Al-Quran adalah <em>Nur<\/em> (Cahaya) di Tengah Kegelapan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seseorang sering kali merasa tidak bahagia karena kehilangan arah hidup, bingung mengambil keputusan, atau merasa terjebak dalam kegelapan persoalan. Al-Quran disebut sebagai <em>Nur<\/em> (Cahaya) karena ia memberikan kejelasan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat membaca Al-Quran, kita sedang membaca kompas kehidupan. Mengetahui ke mana harus melangkah dan memahami hikmah di balik setiap takdir akan melahirkan rasa ikhlas. Keikhlasan itulah yang menjadi akar dari kebahagiaan yang kokoh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>4. Menghubungkan Ruang Dialog dengan Allah SWT<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seorang ulama pernah berkata, <em>&#8220;Jika engkau ingin Allah berbicara kepadamu, maka bacalah Al-Quran.&#8221;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika membaca Al-Quran, seorang hamba sedang mendengarkan pesan, janji, dan kasih sayang langsung dari Allah SWT. Perasaan &#8220;didengarkan&#8221; dan &#8220;diajak bicara&#8221; oleh Penguasa Semesta Alam memberikan kepuasan spiritual (<em>spiritual fulfillment<\/em>) yang sangat tinggi. Rasa terikat dan dekat dengan Tuhan inilah yang memunculkan kebahagiaan yang tidak bisa digantikan oleh hiburan duniawi apa pun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh Amiruddin S.Pd.I M.Pd Seringkali kita lupa bahwa kunci utama kebahagiaan adalah bersyukur atas apa yang telah ada, bukan meratapi apa yang belum bisa digapai. Di antara sekian banyak anugerah, nikmat terbesar yang wajib kita jaga adalah iman. Iman adalah jangkar yang membuat hati tetap tenang dalam menghadapi badai kehidupan apa pun. Rasulullah SAW pernah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":127,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":["post-126","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hikma"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>KUNCI KEBAHAGIAN MENURUT HASAN AL-BASRI -<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/amiruddinainun.com\/?p=126\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"KUNCI KEBAHAGIAN MENURUT HASAN AL-BASRI -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh Amiruddin S.Pd.I M.Pd Seringkali kita lupa bahwa kunci utama kebahagiaan adalah bersyukur atas apa yang telah ada, bukan meratapi apa yang belum bisa digapai. Di antara sekian banyak anugerah, nikmat terbesar yang wajib kita jaga adalah iman. Iman adalah jangkar yang membuat hati tetap tenang dalam menghadapi badai kehidupan apa pun. Rasulullah SAW pernah [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/amiruddinainun.com\/?p=126\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-07T19:04:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-07T19:04:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/amiruddinainun.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-08-at-03.01.29.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1402\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1122\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Amir\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Amir\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/amiruddinainun.com\\\/?p=126#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/amiruddinainun.com\\\/?p=126\"},\"author\":{\"name\":\"Amir\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/amiruddinainun.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/17e9935d417cc61ac4ac9c66e8280ae4\"},\"headline\":\"KUNCI KEBAHAGIAN MENURUT HASAN AL-BASRI\",\"datePublished\":\"2026-06-07T19:04:35+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-07T19:04:36+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/amiruddinainun.com\\\/?p=126\"},\"wordCount\":993,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/amiruddinainun.com\\\/?p=126#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/amiruddinainun.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/WhatsApp-Image-2026-06-08-at-03.01.29.jpeg\",\"articleSection\":[\"Hikma\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/amiruddinainun.com\\\/?p=126\",\"url\":\"https:\\\/\\\/amiruddinainun.com\\\/?p=126\",\"name\":\"KUNCI KEBAHAGIAN MENURUT HASAN AL-BASRI -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/amiruddinainun.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/amiruddinainun.com\\\/?p=126#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/amiruddinainun.com\\\/?p=126#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/amiruddinainun.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/WhatsApp-Image-2026-06-08-at-03.01.29.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-06-07T19:04:35+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-07T19:04:36+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/amiruddinainun.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/17e9935d417cc61ac4ac9c66e8280ae4\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/amiruddinainun.com\\\/?p=126#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/amiruddinainun.com\\\/?p=126\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/amiruddinainun.com\\\/?p=126#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/amiruddinainun.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/WhatsApp-Image-2026-06-08-at-03.01.29.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/amiruddinainun.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/WhatsApp-Image-2026-06-08-at-03.01.29.jpeg\",\"width\":1402,\"height\":1122},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/amiruddinainun.com\\\/?p=126#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/amiruddinainun.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"KUNCI KEBAHAGIAN MENURUT HASAN AL-BASRI\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/amiruddinainun.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/amiruddinainun.com\\\/\",\"name\":\"amiruddin ainun\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/amiruddinainun.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/amiruddinainun.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/17e9935d417cc61ac4ac9c66e8280ae4\",\"name\":\"Amir\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8d389477267daf69d8570f087fcb230d7783e103cfd8b87622ae20d3fbec409c?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8d389477267daf69d8570f087fcb230d7783e103cfd8b87622ae20d3fbec409c?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8d389477267daf69d8570f087fcb230d7783e103cfd8b87622ae20d3fbec409c?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Amir\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/amiruddinainun.com\\\/?author=2\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"KUNCI KEBAHAGIAN MENURUT HASAN AL-BASRI -","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/amiruddinainun.com\/?p=126","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"KUNCI KEBAHAGIAN MENURUT HASAN AL-BASRI -","og_description":"Oleh Amiruddin S.Pd.I M.Pd Seringkali kita lupa bahwa kunci utama kebahagiaan adalah bersyukur atas apa yang telah ada, bukan meratapi apa yang belum bisa digapai. Di antara sekian banyak anugerah, nikmat terbesar yang wajib kita jaga adalah iman. Iman adalah jangkar yang membuat hati tetap tenang dalam menghadapi badai kehidupan apa pun. Rasulullah SAW pernah [&hellip;]","og_url":"https:\/\/amiruddinainun.com\/?p=126","article_published_time":"2026-06-07T19:04:35+00:00","article_modified_time":"2026-06-07T19:04:36+00:00","og_image":[{"width":1402,"height":1122,"url":"https:\/\/amiruddinainun.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-08-at-03.01.29.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Amir","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Amir","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/amiruddinainun.com\/?p=126#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/amiruddinainun.com\/?p=126"},"author":{"name":"Amir","@id":"https:\/\/amiruddinainun.com\/#\/schema\/person\/17e9935d417cc61ac4ac9c66e8280ae4"},"headline":"KUNCI KEBAHAGIAN MENURUT HASAN AL-BASRI","datePublished":"2026-06-07T19:04:35+00:00","dateModified":"2026-06-07T19:04:36+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/amiruddinainun.com\/?p=126"},"wordCount":993,"image":{"@id":"https:\/\/amiruddinainun.com\/?p=126#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/amiruddinainun.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-08-at-03.01.29.jpeg","articleSection":["Hikma"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/amiruddinainun.com\/?p=126","url":"https:\/\/amiruddinainun.com\/?p=126","name":"KUNCI KEBAHAGIAN MENURUT HASAN AL-BASRI -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/amiruddinainun.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/amiruddinainun.com\/?p=126#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/amiruddinainun.com\/?p=126#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/amiruddinainun.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-08-at-03.01.29.jpeg","datePublished":"2026-06-07T19:04:35+00:00","dateModified":"2026-06-07T19:04:36+00:00","author":{"@id":"https:\/\/amiruddinainun.com\/#\/schema\/person\/17e9935d417cc61ac4ac9c66e8280ae4"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/amiruddinainun.com\/?p=126#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/amiruddinainun.com\/?p=126"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/amiruddinainun.com\/?p=126#primaryimage","url":"https:\/\/amiruddinainun.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-08-at-03.01.29.jpeg","contentUrl":"https:\/\/amiruddinainun.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-08-at-03.01.29.jpeg","width":1402,"height":1122},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/amiruddinainun.com\/?p=126#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/amiruddinainun.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"KUNCI KEBAHAGIAN MENURUT HASAN AL-BASRI"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/amiruddinainun.com\/#website","url":"https:\/\/amiruddinainun.com\/","name":"amiruddin ainun","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/amiruddinainun.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/amiruddinainun.com\/#\/schema\/person\/17e9935d417cc61ac4ac9c66e8280ae4","name":"Amir","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8d389477267daf69d8570f087fcb230d7783e103cfd8b87622ae20d3fbec409c?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8d389477267daf69d8570f087fcb230d7783e103cfd8b87622ae20d3fbec409c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8d389477267daf69d8570f087fcb230d7783e103cfd8b87622ae20d3fbec409c?s=96&d=mm&r=g","caption":"Amir"},"url":"https:\/\/amiruddinainun.com\/?author=2"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/amiruddinainun.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/126","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/amiruddinainun.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/amiruddinainun.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/amiruddinainun.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/amiruddinainun.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=126"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/amiruddinainun.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/126\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":128,"href":"https:\/\/amiruddinainun.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/126\/revisions\/128"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/amiruddinainun.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/127"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/amiruddinainun.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=126"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/amiruddinainun.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=126"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/amiruddinainun.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=126"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}